Pantangan Makanan Penyakit Hepatitis dan Sirosis Hati

Pantangan Makanan Penyakit Hepatitis dan Sirosis Hati

Hepatitis merupakan peradangan pada hati karena racun, seperti kimia atau obat ataupun agen penyebab infeksi. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut "hepatitis akut", hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut "hepatitis kronis". Hepatitis biasanya disebabkan oleh virus, terutama kelima satu dari kelima virus hepatitis, yaitu A, B, C, D atau E. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, seperti mononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. Penyebab hepatitis selain virus yang utama adalah obat-obatan dan alkohol.

Pengaturan makan pada penderita hepatitis dan sirosis hati sangat penting. Dengan pengaturan makanan yang tepat diharapkan dapat tercapai tujuan sebagai berikut.
  • Mencegah kerusakan jaringan hati lebih lanjut 
  • Mengurangi beban kerja hati 
  • Memperbaiki jaringan hati yang rusak 
  • Memperbaiki dan mempertahankan status gizi pasien 
  • Menghindari komplikasi 

Pengaturan makanan harus memenuhi syarat berikut:
  • Energi : 40 – 45 kkal/kg BB per hari
  • Lemak : 20 – 25% dari kebutuhan energi total
  • Protein : 1,25 – 1,5 g/kg BB. 
  • Pada pasien Hepatitis Fulminan dengan nekrosis dan gejala ensefalopati yang disertai peningkatan amoniak dalam darah protein dibatasi 30 – 40 g/hari
  • Pada Sirosis hati terkompensasi protein diberikan 1,25 g/kg BB 
  • Asupan minimal protein sehari 0,8 – 1 g/kg BB/hari 4. 
  • Bila ada anemia diberikan suplementasi vitamin B kompleks, C dan K
  • Pemberian garam dibatasi apabila ada oedema dan asites, oedema adalah bengkak pada bagian tubuh terutama kaki dan tangan dan ascites adalah bengkak pada bagian perut, karena cairan tertimbun di bawah kulit perut
  • Bentuk makanan disesuaikan dengan kemampuan saluran cerna

    makanan yang dianjurkan hepatitis

    Dianjurkan

    Sumber karbohidrat
    Nasi, kentang, roti, mie, makaroni, bihun, gula, tepung-tepungan yang dibuat bubur atau puding. 

    Sayuran
    Sayuran yang tidak banyak serat dan tidak menimbulkan gas seperti bayam, labu kuning, labu siam, wortel, kacang panjang

    Buah-buahan
    Pepaya, pisang, melon, jeruk, semangka


    Makanan yang dibatasi penderita hepatitis

    Dibatasi 

    Sumber protein
    Daging tidak berlemak, ikan, ayam, hati yang dipanggang, diungkep, disemur, ditim, telur direbus atau didadar kacang-kacangan 

    Minuman
    Kopi encer, susu skim 

    Lain-lain
    Garam dapur, margarine, mentega, minyak goreng, santan encer


    Makanan yang harus dihindari penderita hepatitis

    Dihindari

    Sumber karbohidrat
    ketan, ubi, singkong, talas, kue gurih dan cake 

    Sumber protein
    Daging berlemak, daging asap, sosis, sarden, daging atau ikan yang diawetkan. susu full cream, susu kental manis dan hasil olahnya keju, es krim 

    Sayuran
    Sayuran yang berserat dan menimbulkan gas seperti: kol, sawi, lobak, daun singkong, nangka muda, kembang kol. 

    Buah-buahan
    Buah-buahan yang tinggi serat, tinggi lemak, dan dapat menimbulkan gas seperti nangka, nanas, durian, kedondong 

    Minuman
    Minuman yang mengandung soda dan alkohol seperti arak, bir, soft drink

    Bumbu
    Cabe, cuka, lada, kecap asin, saos tomat

    Lain-lain
    Goreng-gorengan, santan kental, kelapa, tape


    Contoh menu penderita hepatitis

    Hal-hal yang perlu diperhatikan
    • Masaklah dengan cara merebus, mengukus, memanggang, mengungkep, pepes 
    • Hindarkan menggoreng, dianjurkan mengunakan minyak kedele atau minyak jagung untuk menumis 
    • Sayuran di masak matang 
    • Memasak sayuran jangan menggunakan santan kental
    Yudi Hartono
    Yudi Hartono Perawat hobi ngeblog dan ngopi Whatsapp: 082176370945