Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

31 Jenis Penyakit Akibat Kerja (PAK) Menurut Kepres No. 22 Tahun 1993

macam macam PAK

Dalam Kepres No. 22 tahun 1993 ditetapkan  31 jenis penyakit akibat kerja yang disebabkan oleh pekerjaan atau lingkungan kerja, dua puluh sembilan diantaranya bersifat Internasional mengikuti standar Organisasi Perburuhan Internasional. Dua jenis penyakit lainnya adalah penyakit yang disebabkan suhu tinggi dan penyakit yang disebabkan bahan kimia lainnya termasuk bahan obat.

31 jenis Penyakit Akibat Kerja (PAK) sebagaimana terdapat dalam lampiran Kepres No. 22 tahun 1993 adalah sebagai berikut:

  1. Pneumokonosis yang disebabkan debu mineral pembentuk jaringan parut (silikosis, antrakosilikosis, asbestosis) dan silikotuberkulosis yang silikosisnya merupakan faktor utama penyebab cacat dan kematian.
  2. Penyakit paru dan saluran pernapasan  (bronkopulmoner) yang disebabkan oleh debu dan logam keras.
  3. Penyakit paru dan saluran pernapasan (bronkopulmoner) yang disebabkan oleh debu kapas, vlas, henep, dan sisal (bisinosis).
  4. Asma akibat kerja yang disebabkan oleh penyebab sanitasi dan zat perangsang yang dikenal yang berada dalam proses pekerjaan.
  5. Alveolitis allergika yang disebabkan oleh faktor dari luar sebagai akibat penghirupan debu organis.
  6. Penyakit yang disebabkan oleh berilliumatau persenyawaannya yang beracun.
  7. Penyakit yang disebabkan oleh kadmium atau persenyawaannya yang beracun.
  8. Penyakit yang disebabkan oleh fosfor atau persenyawaannya yang beracun.
  9. Penyakit yang disebabkan oleh krom atau persenyawaannya yang beracun.
  10. Penyakit yang disebabkan oleh mangan atau persenyawaannya yang beracun.
  11. Penyakit yang disebabkan oleh arsen atau persenyawaannya yang beracun.
  12. Penyakit yang disebabkan oleh air raksa atau persenyawaannya yang beracun.
  13. Penyakit yang disebabkan oleh timbale (Pb, timah hitam) atau persenyawaannya yang beracun.
  14. Penyakit yang disebabkan oleh flour atau persenyawaannya yang beracun.
  15. Penyakit yang disebabkan oleh karbon disulfide.
  16. Penyakit yang disebabkan oleh devirate halogen dari persenyawaan hidrokarbon alifatis atau aromatis yang beracun.
  17. Penyakit yang disebabkan oleh benzen atau homolognya yang beracun.
  18. Penyakit yang disebabkan oleh devirate nitro dan amina dari benzen dam homolognya yang beracun.
  19. Penyakit yang disebabkan oleh nitrogliserin atau ester asam nitrat lainnya.
  20. Penyakit yang disebabkan oleh alkohol, glikol atau keton.
  21. Penyakit yang disebabkan oleh gas atau uap penyebab asfiksia atau keracunan seperti karbon monoksida, hidrogen sianida, hidrogen sulfida atau derifat yang berracun, amoniak, seng, braso dan nikel.
  22. Kelainan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan.
  23. Penyakit kulit yang disebabkan oleh getaran mekanis (kelainan-kelainan otot, urat, tulang, persendian, pembuluh darah tepi, atau saraf tepi)
  24. Penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan dalam udara yang bertekanan lebih.
  25. Penyakit yang disebabkan oleh radiasi elektromagnetis dan radiasi yang mengion.
  26. Penyakit kulit (dermatosis) yang disebabkan oleh penyebab sisis, kimiawi atau biologis.
  27. Penyakit kulit epitelioma primer yang disebabkan oleh ter, pic, bitumen, minyak mineral, antrasen atau persenyawaan, produk atau residu dari zat tersebut.
  28. Kanker paru atau mesitelioma yang disebabkan oleh asbes.
  29. Penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri atau parasit yang didapat dalam suatu pekerjaan yang memiliki risiko kontaminasi khusus.
  30. Penyakit yang disebabkan oleh suhu tinggi atau rendah atau panas radiasi atau kelembaban udara tinggi.
  31. Penyakit yang disebabkan oleh kimia lainnya termasuk bahan obat.

Dari 31 jenis penyakit akibat kerja di atas, dapat dikelompokkan atas dasar 3 kategori utama, yaitu:
  • Penyakit akibat kerja yang tegas dinyatakan penyebabnya, yang dalam hal ini faktor-faktor kimiawi, fisis dan biologis. contoh:
    • Keracunan oleh air raksa atau persenyawaan yang beracun (faktor kimiawi)
    • Penyakit akibat kerja oleh radiasi mengion (faktor fisis)
    • Penyakit antraks akibat kerja (faktor biologis)
  • Penyakit akibat kerja yang mengenai sistem organ sasaran, yaitu: sistem pernapasan, kulit, dan muskuluskeletal.
  • Kanker akibat kerja.

Yudi Hartono, A.Md.Kep
Yudi Hartono, A.Md.Kep Perawat hobi ngeblog dan suka ngopi

Posting Komentar untuk "31 Jenis Penyakit Akibat Kerja (PAK) Menurut Kepres No. 22 Tahun 1993"