Yudi Hartono
Latest Update
Fetching data...

Kamis, 21 Februari 2019

Cara Membuat Lanting Getuk dari Singkong [Pengalaman]

Gambar: Proses nguweli lanting

Halloo sahabat yudihartono.com, semoga sehat selalu ya..

Apakah sobat tau apa itu lanting atau kelanting? Lanting adalah makanan ringan seperti kerupuk yang terbuat dari singkong dengan bentuk lingkaran seperti cincin. Saat ini sudah banyak sekali jenis lanting, salah satunya adalah lanting singkong getuk, dimana dalam artikel ini saya akan membahas bagaimana cara membuatnya.

Cara Membuat Lanting Getuk


Cara membuat lanting getuk ini berasal dari pengalaman pribadi, dimana mertua saya di Desa Karang Anyar Pesawaran adalah pembuat lanting getuk. Saya mengikuti proses demi proses bagaimana cara membuat lanting getuk dari bahan mentah sampai sudah siap dijual. Bagaimana cara membuatnya? Ini ulasannya.

Bahan lanting getuk:

  • Singkong
  • Bumbu: garam dan bawang ditumbuk sampai halus.

Bahan cukup sederhana, tetapi rasanya enak dan gurih. Untuk menjadi lanting yang enak dimakan, singkong diolah melalui beberapa proses. Dalam hal ini saya akan menceritakan apa yang saya lakukan ketika membuat lanting getuk.

#1 Mencabut singkong

Singkong yang dibuat untuk lanting berasal dari kebun sendiri, jadi pagi sekitar jam 7 pagi saya bersama Bapak saya pergi ke kebun singkong. Singkong yang bagus untuk lanting berusia sekitar 8 bulan lebih. Jika singkong masih muda, akan susah diolah dan juga lanting yang dihasilkan jadi tidak enak. Kami mencabut 4 karung singkong dengan berat sekitar 220 kg. Jam 9 singkong sudah ada dirumah untuk diolah lebih lanjut.

#2 Mengupas singkong

Setelah singkong sampai di rumah, singkong dikupas oleh 4 orang. Untuk 4 karung singkong biasanya membutuhkan 3-4 jam. Singkong dikupas bersih dari kulitnya.

#3 Mencuci singkong

Sekitar jam 12 siang singkong di cuci sampai bersih, hingga tidak ada kotoran yang menempel. Lalu singkong dimasukkan ke dalam langseng atau alat pengukus. Singkong ini tidak langsung direbus karena belum mau diolah.

#4 Merebus singkong

Waktu merebus singkong adalah jam 11 malam. Singkong direbus selama 3 jam.

Mengapa singkong tidak langsung direbus ketika sudah dicuci? Hal ini dilakukan untuk mendapatkan lanting getuk dengan hasil yang bagus, karena untuk mendapatkan lanting yang bagus, setelah diolah lanting getuk harus segera dijemur kering lalu digoreng.

#5 Memberi bumbu

Setelah singkong direbus sampai matang, singkong diangkat lalu dimasukkan kedalam bak, kemudian ditumbuk sampai bumbunya tercampur. Setelah itu singkong yang telah ditumbuk di letakkan dalam wadah lebar untuk diangin-anginkan agar cepat dingin.

#6 Menggetuk singkong

Proses menggetuk/menggiling singkong dilakukan jam 03.40 WIB. Singkong digiling menggunakan mesin hingga keluar adonan singkong berbentuk panjang dan bulat. Adonan tersebut kemudian dipotong sekitar 15 cm. Proses menggiling berlangsung sekitar 2 jam.

#7 Nguweli

Ini adalah proses membentuk adonan lanting yang sudah dipotong menjadi bentuk lingkaran. Proses Nguweli membutuhkan banyak orang, biasanya 6-8 orang. Hal ini dimaksudkan agar cepat selesai lalu dijemur. Proses ini berlangsung dari jam 5 sampai 8 pagi.

Lingkaran yang dibuat disusun kedalam tempat lebar dari bambu (rigen) kemudian dijemur.

#8 Mritili

Mritili adalah kegiatan melepaskan lanting yang dijemur agar tidak menyatu dengan lanting lainnya. Ini dilakukan ketika lanting belum terlalu kering, bisa dikatakan dalam kondisi setengah kering. Setelah lanting di pritili langsung dijemur kembali.

#9 Menggoreng lanting

Sekitar jam 2 siang, jika cuaca panas sekali, biasanya lanting sudah kering dan siap untuk digoreng. lanting digoreng sampai matang lalu ditiriskan dan siap untuk dikemas dan dijual.

Itulah proses membuat lanting getuk, semoga bermanfaat untuk kita semua. Jika ada yang ditanyakan bisa komentar di bawah ya..
Read More

Tips Membeli Android Ala Yudi Hartono

Tips Membeli Android Ala Yudi Hartono
Gambar: www.lg.com

Salam hangat dari saya yudihartono.com

Semakin berkembangnya dunia teknologi, salah satunya perkembangan dunia smartphone Android membuat banyak sekali merk dan tipe yang beredar di pasaran. Tentu saja hal ini sangat menguntungkan konsumen, karena dengan banyaknya pembuat HP Android membuat harga jadi bersaing, tidak seperti dulu dimana perusahaan pembuat smartphone tidak banyak seperti saat ini.

Jika Anda adalah orang yang akan berganti HP menggunakan Android, mengetahui informasi tentang spesifikasi dan perkembangan dunia seluler sangat penting. Tentu saja hal ini bertujuan agar Anda bisa menemukan smartphone Android yang pas sesuai keinginan Anda.

Anda bisa mendapatkan informasi dari mana saja, karena saat banyak sekali informasi tentang Andoid di internet. Atau Anda juga bisa membaca tips dari saya, dimana saya akan mengulas pengalaman saya ketika membeli smartphone Android. Berikut ini ulasannya.

Pertimbangan Membeli Smartphone Android


Namun jika dana terbatas, akan lebih banyak pertimbangan, kalau pertimbangan saya dari yang paling utama adalah:

#1 Uang/dana

Sebelum membeli HP Android hal pertama yang harus dipikirkan adalah berapa budget yang saya miliki. Kadang orang mau beli HP Android tapi tidak memikirkan uang yang dimilikinya. Misalnya hanya punya dana 2 juta, tapi ingin membeli Samsung Galaxy Note 9, kan aneh dan gak nyambung.

#2 HP buat apa

Setelah menyediakan budget untuk membeli Android, kita juga harus tau untuk apa membelinya. Tujuan orang membeli Android bermacam-macam, ada yang digunakan untuk gaya, untuk bisnis, untuk maen game, untuk nonton drama, dan lain-lain. Menurut saya tujuan adalah hal paling penting ketika membeli smartphone selain uang. Jika Anda memiliki dana tak terbatas untuk membeli smartphone, tips terbaik adalah belilah yang bermerek dan termahal, sesuai dengan selera Anda.

#3 Merk

Untuk urusan merk saya lebih menyarankan untuk membeli dari merk yang sudah mendunia, kalau bisa bukan produk lokal. Selanjutnya terserah Anda mau pilih merk apa, kalau saya lebih suka Sony, Samsung, Google Pixel, Motorola, LG, Huawei, dan Nokia. Bila dana terbatas merk seperti Lenovo, Asus, Xiaomi, Realme, Meizu juga dapat dijadikan pilihan karena menyajikan spesifikasi lumayan tetapi harganya murah.

#4 Model dan spesifikasi

Untuk urusan model atau desain itu sangat subjektif, seperti pada bagian layar jika digunakan untuk bermain game atau menonton film, layar lebih lebar lebih pas. Namun saat ini hampir semua HP Android memiliki layar lebar. 

Spesifikasi yang Anda inginkan sangat tergantung pada tujuan membeli HP Android. Berikut ini adalah hal penting yang harus diketahui tentang spesifikasi HP Android.

  • Prosesor/CPU (Central Processor Unit) adalah otak dari smartphone yang merupakan tempat dimana seluruh perangkat sistem dan aplikasi bekerja. Banyak jenis dan tingkatan prosesor, biasanya ini sesuai dengan harganya. Saya sendiri lebih suka prosesor dari Qualcomm Snapdragon, dibandingkan Mediatek atau yang lainnya. 
  • RAM dan ROM sangat berpengaruh pada kinerja smartphone. Untuk saat ini minimal RAM 2GB dan ROM 16 GB untuk menjalankan aplikasi dan game ringan. Tentu saja kapasitas yang lebih besar lebih bagus. RAM digunakan untuk mengakomodasi data ketika menjalankan aplikasi, sedangkan ROM untuk menampung file seperti foto, music, film dan dokumen.
  • Baterai, beberapa orang mungkin tidak memperhatikan kapasitas baterai ketika membeli smartphone. Bagi saya kapasitas baterai yang besar adalah kelebihan yang harus dipertimbangkan, dengan kapasitas baterai besar kita tidak perlu membawa powerbank.
  • Kamera, bagi Anda pecinta selfie dan fotografi memilih kamera ponsel yang bagus adalah hal paling utama. Kalau saya, kamera pada smartphone bukan hal yang utama, karena saya jarang menggunakannya, mungkin hanya sekedar foto-foto ala kadarnya. Memilih kamera yang bagus agak-agak susah, oleh karena itu disarankan untuk membaca informasi review produk tersebut.

Itu adalah hal utama yang saya perhatikan ketika membeli Android, sebenarnya masih banyak hal yang harus diketahui, seperti apakah sudah 4G atau belum? Apakah dual SIM? Apakah mendukung slot MicroSD? Apakah sudah menggunakan USB type C? Apa jenis layarnya? Apakah mendukung fast charging? Apakah ada pelindung layar? Dan masih banyak lagi. 

Ada banyak hal yang harus diperhatikan sebelum membeli smartphone Android, namun jika anda tidak mau pusing memikirkannya, 4 point di atas (prosesor, RAM/ROM, baterai dan kamera) saya rasa sudah cukup sebagai pertimbangan.

Semoga informasi singkat ini dapat membantu Anda menemukan smartphone yang pas dengan yang Anda inginkan. Terimakasih.
Read More

Sabtu, 16 Februari 2019

Cara Perawatan Sepeda Motor Honda di Dealer Resmi Honda

Gambar: www.astra-honda.com

Hallooo sobat, kali ini yudihartono.com akan berbagi informasi mengenai perawatan sepeda motor Honda. Tidak semua orang mengetahui bagaimana cara perawatan sepeda motor, seperti tidak tahu kapan harus ganti oli mesin, oli gera box, ganti kampas rem, ganti v-belt, dan beberapa komponen lainnya. Oleh karena itu saya menulis bagaimana cara perawatan sepeda motor yang benar.

Cara perawatan sepeda motor ini saya dapatkan ketika saya melakukan service Honda Beat di dealer Honda. Di sana saya mendapatkan banyak informasi mengenai apa saja yang harus dilakukan agar motor tetap dalam kondisi baik. Berikut ini informasinya:

KANVAS REM (Pad Set/Brake Shoe)


Berfungsi melakukan pengereman untuk memperlambat atau memberhentikan laju sepeda motor.

Cara Perawatan
  • Ganti setiap 24.000 km/2 tahun.

SARINGAN UDARA (Honda Air Cleaner)


Saringan udara berfungsi menyaring udara dari luar ke ruang bakar, melalui intake manifold sehingga diperoleh pembakaran yang sempurna.

Cara Perawatan
  • Cek setiap 8.000 km
  • Ganti setiap 16.000 km/16 bulan

GEAR PAKET (Drive Chain Kit)


Berfungsi meneruskan daya putar mesin motor melalui gir depan (Sprocket Drive) dan gir belakang (Sprocket Driven) untuk menggerakan roda belakang.

V-Belt (Belt Drive)


Berfungsi meneruskan tenaga mesin untuk menggerakan roda belakang melalui pulley.

Cara Perawatan
  • Cek setiap 8.000 km
  • Ganti setiap 24.000 km/2 tahun

AIR RADIATOR (Coolant)


Fungsi air radiator menjaga suhu kerja mesin supaya tetap ideal dan menghindari over heating (panas berlebihan) pada mesin melalui sirkulai dari cairan air radiator.

BUSI (Spark Plug)


Cara Perawatan
  • Cek setiap 4.000 km
  • Ganti setiap 8.000 km/8 bulan

BAN LUAR (Tire)


Fungsi ban luar sebagai penerus daya mesin untuk menggerakan sepeda motor dengan stabil

Cara Perawatan
  • Ganti setiap 24.000 km/2 tahun

OLI GEAR BOX (Gear Matic Oil)


Merupakan oli transmisi untuk sepeda motor matik Honda

Cara Perawatan
  • Cek setiap 4.000 km
  • Ganti setiap 8.000 km/8 bulan

OLI MESIN


Berfungsi untuk melumasi dan mencegah keausan pada permukaan bagian-bagian mesin.

Cara Perawatan
  • Cek setiap 2.000 km
  • Ganti setiap 4.000 km/2 bulan

Setiap bagian motor memiliki perawatan sendiri-sendiri, juga jangka waktu yang bebeda-beda, seperti oli mesin yang disarankan ganti setiap 2 bulan, sedangkan kalau oli geat box setiap 8 bulan.

Perawatan sepeda motor sangat penting, kalau saya, yang rutin dilakukan adalah ganti oli mesin sama oli gear box. Bagian-bagian lainnya kadang saya cek jika sepeda motor terasa tidak nyaman, atau pada bagian tersebut ada yang rusak.

Biaya Service Motor di Dealer Honda


Berikut ini adalah biaya service motor matik Honda Beat di dealer Honda.
  • Service tune up Rp 40.000
  • Ganti oli mesin Rp 49.000
  • Ganti oli gear box Rp 15.000
  • Service CVT Rp 40.000
  • Vaseline CVT Rp 10.000

Setelah di service motot Honda Beat jadi lebih enteng tarikannya. Semoga bermanfaat.
Read More

Kamis, 07 Februari 2019

Kena Penipuan Lazada Saat Beli Case HP

Salah satu momok beli online adalah penipuan, oleh karena itu alasan utama orang tidak belanja online adalah takut kena tipu. Hal seperti ini harusnya menjadi perhatian utama para marketplace yang ada di Indonesia. Seperti yang saya alami, saya tertipu ketika membeli Case hp di Lazada.

Mengapa Saya Belanja di Lazada?


Alasan utama saya belanja di Lazada adalah tersedianya pilihan produk yang beragam serta harga terjangkau. Saya sudah berbelanja online di Lazada sejak Agustus 2014, dimana saat itu berbelanja online belum booming seperti saat ini.

Selama saya belanja di Lazada, pelayanan sangat bagus, barang yang saya beli sesuai dengan gambar dan deskripsi yang ada di website/aplikasi Lazada.

Ketika berbelanja online saya selalu melihat gambar dan spesifikasi barang dengan teliti, karena ketika membeli online saya tidak bisa melihat produk secara langsung, jadi foto produk serta penjelasannya adalah informasi utama mengapa saya memilih barang tersebut.

Apa yang Saya Beli di Lazada?


Sebelumnya saya membeli Huawei Y6 2018 di Lazada, proses berjalan lancar dan saya sangat puas terhadap pelayanannya. Setelah barang saya terima saya memakainya, agar body hp terlindungi saya ingin memasangkan case pada hp saya. Karena susah mencari case Huawei Y6 2018 di konter/toko fisik, akhirnya saya memutuskan untuk membeli secara online.

Setelah berseliweran di Lazada, Shopee, Bukalapak, dan Tokopedia akhirnya saya memutuskan untuk membeli case hp di Lazada. Case yang saya lihat memiliki foto produk yang bagus, dan juga harga sangat terjangkau. Setelah menemukan case yang saya cari saya langsung memesannya.

Proses Pembelian Case di Lazada


Setelah melakukan pemesanan, saya kemudian membayarnya melalui indomaret. Pada proses pengiriman terjadi masalah, case yang saya beli mengalami kegagalan pengiriman. Tetapi hal ini dapat diatasi dengan baik oleh Lazada, saya komplain dan barang dikirim kembali, bahkan saya beberapa kali ditelpon oleh Lazada untuk memberitahu bahwa barang sudah dikirimkan kembali. Pada masalah ini saya sangat mengapresiasi pelayanan Lazada yang cepat dan mudah dalam menyelesaikan gagal kirim.

Setelah beberapa hari case pesanan saya diantar oleh kurir JNE ke rumah, saya sangat bersyukur akhirnya barang saya datang juga. Padahal saya kira pengiriman ulang pesanan saya akan berlangsung lama, ternyata hanya butuh 3 hari barang sudah saya terima.

Kondisi Case yang Saya Terima


Setelah barang datang, saya tidak sabar ingin memakainya. Tanpa menunggu lama saya membuka pesanan case Huawei Y6 2018. Setelah dibuka, saya sangat kecewa sekali. Ternyata case yang dikirimkan tidak sesuai dengan foto dan deskripsi yang ada di website/aplikasi Lazada.

Seperti yang saya katakan di atas, bahwa foto produk dan deskripsi adalah hal penting ketika berbelanja online. Saya melihat foto Case Huawei Y6 2018 di website sangat berbeda sekali dengan Case yang sya terima. Berikut ini adalah perbedaan sangat nyata antara foto produk dengan barang yang saya terima.


  1. Foto produk tidak ada lubang sidik jari, sedangkan case yang saya dapatkan terdapat lubang sidik jari.
  2. Jarak tulisan "AUTO FOCUS" sangat dekat dengan lampu flash, sedangkan produk yang saya terima tulisan "AUTO FOCUS" jauh dari lampu flash.
  3. Pada foto di Lazada terdapat strip, serta case terlihat kokoh dan presisi. Case yang saya terima tidak ada stripnya, dan juga tidak presisi.

Sebenarnya masih banyak perbedaan lainnya, karena foto produk sudah di hapus ketika saya menulis artikel ini. Foto diatas adalah satu-satunya foto yang saya screen shot ketika belum dihapus. Sebelum saya menulis artikel ini saya sudah melakukan komplain ke Lazada dan juga ke Penjual. Mereka menyarankan saya untuk melakukan pengembalian produk. 

Apakah Ini Sebuah Kesengajaan Penjual?


Ini adalah masalah utamanya, jika ini terjadi karena kesalahan pengiriman saya bisa memakluminya. Namun jika ini merupakan kesengajaan yang dilakukan oleh penjual dengan cara memasang foto produk yang bagus, premium agar pembeli tertarik, padahal sebenernya yang mereka jual bukan produk yang ada seperti di foto lazada, menurut saya ini adalah penipuan.

Saya harap penjual lebih jujur dan pembeli juga lebih teliti ketika berbelanja online, jangan sampai tertipu seperti saya. Saya harap Lazada lebih baik lagi dengan mendepak penjual-penjual yang tidak jujur, sehingga konsumen tidak merasa dirugikan.

Terimakasih, semoga bermanfaat.
Read More

Senin, 04 Februari 2019

Kehidupan Berumah Tangga Itu Berat Sob..!


Tak pernah aku bayangkan sebelumnya bahwa akhirnya aku berada pada situasi seperti ini. Saat memikul banyak tanggung jawab, menafkahi keluarga kondisi finansialku sangat buruk. Sesuatu yang benar-benar membuatku sangat tertekan.

Jika dulu sebelum memiliki istri, kondisi seperti ini bukanlah masalah karena aku hanya membiayai diriku sendiri, makan gak makan gak masalah. Namun sekarang, kalau gak ada yang dimakan, anak sama istri mau makan apa.

Di saat seperti ini dukungan keluarga sangat penting sekali, jika tidak bermental kuat, semakin banyak masalah yang akan datang. Dukungan keluarga seperti istri, orangtua dan mertua memiliki nilai yang sangat berarti.

Namun inilah kehidupan, tidak semua dapat mengerti apa yang kita lakukan. Kadang justru bukan orang lain yang menjatuhkan, tetapi orang yang paling dekat. Memang, yang akan membuat sakit hati bukanlah orang lain, tetapi orang yang paling dekat dengan kita.

Dalam situasi seperti ini, dimana semuanya tampak buntu, hanya keyakinan yang tetap membuatku mampu menjalai hari demi hari, keyakinan bahwa ada jalan keluar di depan sana.

Dengan keadaan ini aku menjadi tau, bahwa setiap orang memiliki alasan tersendiri untuk melakukan sesuatu. Mungkin saja ada seseorang yang melakukan pilihan yang aneh, dan menurut kita tidak masuk akal, atau seperti pilihan yang bodoh.

Saat ini aku sedang memilih pilihan hidup yang tampak bodoh bagi kebanyakan orang, iya... tampak bodoh. Aku memahami pilihanku bahwa ini adalah pilihyan terbaik bagiku, aku sudah memilih dan aku harus menerima pilihan itu, dan menjalaninya sepenuh hati.

Karena hidup berumah tangga sangat berat, maka harus dipersiapkan sejak sebelum menikah agar mampu menguatkan otot-otot sehingga beban berat tersebut menjadi ringan. Dari pengalaman yang aku alami, setidaknya ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum menikah.

  1. Finansial, Anda harus mempunyai pendapatan yang cukup untuk membiayai kehidupan berumah tangga. Minimal mendapatkan gaji sesuai UMR.
  2. Memiliki rumah/tempat tinggal, jika hanya mampu ngontrak ya, gak apa-apa, tetapi lebih baik memiliki tempat tinggal sendiri, bukan numpang tempat orang tua/mertua.

Bagi saya dua hal di atas sangat penting sekali. Bagi anak muda, jangan boros, gunakan uang Anda hanya untuk hal-hal yang bermanfaat. Jika tidak Anda bisa seperti saya,

Semoga bermanfaat.
Read More

Jumat, 01 Februari 2019

Saya Mendapatkan Apa yang Saya Fokuskan !

Saya Mendapatkan Apa yang Saya Fokuskan !

Hallo sobat, kembali lagi bersama saya Yudi Hartono

Kali ini saya akan menulis tentang apa yang saya beri fokus, ternyata itulah yang saya dapatkan. Sebelumnya saya tidak menyadari jika ternyata ada kaitan antara sesuatu yang kita beri fokus dengan apa yang terjadi dengan kita (atau yang didapatkan).

Setelah mengetahui jika ada kaitan antara fokus denga yang terjadi, saya mulai membuka memori saya mengenai hal-hal apa saja yang saya alami. Dan ternyata sebagian besar yang terjadi sama saya adalah hal-hal yang saya beri fokus.

Tidak peduli apakah hal itu diinginkan atau tidak, fokus akan memberikan kepada kita semua. Salah satu contoh besar dalam hidup saya adalah "Menjadi Perawat". Saya dari kecil sudah memiliki pemikiran bahwa saya tidak mau bekerja menjadi perawat, entah mengapa saya tidak ingin menjadi perawat. Padahal banyak orang yang ingin menjadi perawat, dan juga perawat adalah pekerjaan yang mulia.

Sejak kecil, jika berbicara mengenai jalan hidup atau pekerjaan saya selalu fokus, pokoknya tidak mau menjadi perawat. Bukannya fokus pada "mau menjadi apa?" tetapi saya malah fokus "tidak mau menjadi apa?". Pada akhirnya apa yang saya beri fokus menjadi pilihan saya. Akhirnya saya menjadi seorang perawat.

Bagaimana saya bisa memilih menjadi seorang perawat, padahal saya tidak menyukainya merupakan sebuah proses yang rumit. Sebuah keadaan tiba-tiba memaksa aku menjadi seorang perawat, dan anehnya aku tidak bisa menolaknya, walaupun dalam diri saya terdapat sebuah keinginan besar untuk tidak menjadi perawat.

Jika dijelaskan dalam bahasa yang lebih keren, apa yang saya alami adalah bukti adanya hukum "Law of Attraction". Tidak semua orang mempercayai mengenai hukum daya tarik ini. Mungkin saja mereka belum mengetahui tentang hukum ini atau memang bertolak belakang dengan keyakinan yang dianutnya.

Tetapi percayalah, hukum daya tarik ini memang bekerja dengan nyata. Oleh karena itu kita harus memanfaatkan hukum ini untuk mencapai tujuan-tujuan dalam hidup. Jangan sampai hukum daya tarik ini malah menjauhkan kita dari apa yang kita inginkan.

Untuk itu, sebaiknya kita hanya fokus dan memikirkan hal-hal baik yang kita inginkan. Jangan fokus terhadap apa yang tidak kita inginkan, dan juga fokus terhadap hal-hal yang kita takuti.

Ulasan mengenai "Saya Mendapatkan Apa yang Saya Fokuskan !" sangat dangkal sekali. Namun saya berharap dapat memberikan sebuah manfaat atau pengalaman yang bermanfaat untuk Anda.

Semoga bermanfaat.
Read More

Kamis, 03 Januari 2019

Ketika Saya Belum Mempunyai Rumah, Ini Rasanya

Gubuk di kebun kopi

Hallo.. sobat.

Kali ini saya akan berbagi pengalaman mengenai kesalahan yang saya lakukan, yaitu "Belum Punya Rumah". Jika sobat masih berusia muda, saya harap pengalaman jelek yang terjadi pada saya bisa menjadi pelajaran, sehingga sobat tidak melakukan seperti yang saya lakukan. Jika sobat berusia sama dengan saya atau bahkan lebih tua dan belum memiliki rumah, saya harap sobat lebih giat lagi untuk memiliki rumah sendiri. Saat ini usia saya 30 tahun.

Di usia yang seharusnya sudah memiliki rumah sendiri (menurut saya), kenyataannya saya masih numpang tempat mertua. Memang tidak salah tinggal bersama mertua, tetapi ini bukan masalah salah atau tidak salah. Yang menjadi masalah adalah, tinggal di rumah sendiri lebih nyaman dan lebih baik dari pada tinggal di bukan rumah sendiri (rumah orang tua, mertua, saudara, sahabat, dll)

Selain kenyataan bahwa saya sudah berusia 30 tahun, saya juga sudah menikah dan mempunyai seorang putri saat ini berusia 5 bulan. Lebih banyak biaya yang harus dibagi jika seperti ini, bukan hanya ngurusin rumah saja. Dengan kondisi seperti ini, saya harus memiliki pendapatan yang banyak, tapi nyatanya pendapatan saya mungkin hanya cukup untuk makan saja.

Semakin berat perjuangan untuk memiliki rumah sendiri, tetapi saya tidak pernah putus saya, dalam diri saya memiliki keyakinan yang kuat bahwa saya akan memiliki rumah sendiri.

Belum Punya Rumah Apa yang Saya Rasakan


Jika sobat masih muda, tidak punya rumah sendiri bukan masalah. Sobat masih bisa tinggal bersama orangtua. Namun bagaimana jika belum memiliki rumah di usia dan kondisi seperti saya. Inilah yang saya rasakan.

Sedih, dan Merasa Terkukung

Saya merasa sedih, sebenarnya rasa sedih ini karena saya sudah mempunyai keluarga. Bagaimana rasanya punya istri dan anak tetapi belum punya tempat tinggal. Jika saya sendiri mah, tidak terlalu dipermasalahkan. Toh sejak tahun 2000 sampai sekarang saya sudah tidak tinggal di rumah orangtua, saya tinggal di rumah saudara.

Saai ini saya memikirkan kebutuhan papan (rumah) anak dan istri saya, dimana kebutuhan itu adalah kebutuhan pokok selain sandang dan pangan.

Tidak mempunyai rumah sendiri membuatku juga merasa terkukung, dengan tidak memiliki rumah sendiri, saya tidak bisa melakukan semua apa yang ingin aku lakukan. Beda jika mempunyai rumah sendiri, bebas melakukan apa saja. Jika tinggal bukan di rumah sendiri tentu saja harus mengikuti aturan-aturan pemilik rumah.

Menyesal, Tidak Mengambil Kesempatan

Ketika saya belum menikah, saya memiliki peluang yang besar untuk memiliki rumah sendiri, tetapi saya tidak mengambil kesempatan itu. Saya pada waktu itu hanya mempunyai keinginan untuk memiliki rumah, namun saya tidak mengambil tindakan nyata untuk mewujudkannya.

Penyesalan memang datang belakangan, andai saja aku dulu memang tidak memiliki kemampuan untuk membeli rumah sendiri, penyesalanku mungkin tidak sedalam ini. Saat ini semuanya sudah terjadi dan beginilah kenyatannya.

Aku Tetap Bersyukur

Walaupun aku sedih, terkukung dan merasa menyesal, tetapi aku tetap bersyukur. Aku tidak larut dalam kesedihan dan penyesalan, tetapi aku mengisinya setiap hari tinggal di bukan rumah sendiri dengan rasa syukur. Bersyukur bahwa aku masih bisa menikmati nyamannya tidur di rumah, canda tawa di rumah, karena ada saudara-saudara kita yang tidak memiliki rumah dan juga tidak ada rumah yang bisa mereka tempati. Mereka terpaksa tidur dijalanan, di bawah jembatan, di teras toko.

Semua rasa sedih dan penyesalan aku gunakan sebagai introspeksi diri, bahwa ada yang harus diperbaiki, ada yang harus dicapai, ada yang harus dilakukan.

Apa yang Harus Sobat Lakukan


Bagi yang sudah memiliki rumah, bersyukurlah. Walaupun rumah itu sederhana, lebih baik daripada tidak memiliki rumah, atau tinggal dirumah mewah tetapi numpang. Bersyukurlah karena banyak orang di luar sana yang tidak memiliki rumah, mereka tidak tau mau tinggal dimana?

Jika sobat masih muda dan belum menikah, jika sudah bekerja. Milikilah keinginan untuk memiliki rumah sendiri. Setelah memiliki keinginan, mulailah sisihkan pendapatan sobat untuk membeli rumah. Singkirkan dulu hal-hal yang gak penting, seperti smartphone model terbaru, atau sepeda motor keren. Intinya selama masih berfungsi dan mendukung pekerjaan tidak usah membeli yang baru.

Saya ketika usia 25 tahun, pada waktu itu saya sudah bekerja, dengan pendapatan yang cukup, tidak banyak juga tidak sedikit, dikisaran UMR. Jika mencicil rumah sudah bisa, hanya berusaha mencari uang tambahan untuk DP nya. Walaupun saya mampu untuk mencicil rumah, dan saya juga memiliki keinginan untuk mempunyai rumah. Nyatanya saya tidak pernah mengambil tindakan nyata untuk mencicil rumah.

Pada saat itu yang saya miliki hanya keinginan, saya tidak mengambil tindakan nyata. Padahal banyak sekali jalan untuk memiliki rumah. Lakukan dulu semampu yang sobat bisa lakukan. Jika hanya mampu nabung 100 ribu rupiah tiap bulan, lakukan saja. Jika sobat hanya mampu beli tanah atau kredit tanah kapling, lakukan saja. Itu semua lebih baik dari pada tidak melakukan apa-apa seperti saya.

Alangkah lebih baiknya lagi jika sobat sudah menghitung kemampuan dan harga rumah yang ingin sobat miliki. Sehingga sobat dapat memiliki rumah idaman namun tetap ramah kantong. Mungkin sobat bisa mencari informasi mengenai rumah murah.

Jika sobat masih muda dan sudah bekerja, pikirkanlah juga dimana kita nanti akan tinggal. Sisihkanlah sebagaian pendapatan untuk dialokasikan mempunyai rumah. Jika sobat masih muda dan mampu untuk mempunyai rumah sendiri, lakukanlah. Jika ternyata kemampuan ekonomi belum mencukupi untuk membeli rumah, jangan berkecil hati, tetap berusaha, jangan menyerah. Karena semakin tua, usaha untuk memiliki rumah sendiri semakin berat.

Semoga sobat dapat mengambil pelajaran dari pengalaman buruk saya ini.
Read More